Promosi Bisnis vs Branding Diri (Personal Branding)

Jangan khawatir jika Anda tak memiliki keterampilan dan pengalaman hebat di berbagai bidang. Karena, ada saat dimana suatu keterampilan akan datang sendirinya bila Anda tekun mempelajarinya.

Ibaratnya, jika Anda mampu memiliki suatu keterampilan yang sangat dibutuhkan banyak orang, maka dengan sangat mungkin kemampuan yang dimiliki tersebut menjadi sebuah aset berharga untuk menentukan garis rezeki ke depan nya.

Seperti yang saya lakukan dalam hal membantu pebisnis dengan keterampilan menjalankan Digital Marketing dan SEO Google.

Jika Anda tahu bagaimana menjual produk dan layanan online, itu adalah keterampilan yang dimiliki dan orang lain bersedia membayar Anda sebagai konsultan pemasaran online dari bisnis mereka. Pelayanan yang baik dari jasa yang Anda berikan, menjadi tolak ukur keberhasilan bisnis yang sedang dijalankan.

Namun yang perlu diingat adalah, melakukan bisnis di dunia pelayanan tentunya menjadikan bidang jasa yang Anda berikan kepada pelanggan haruslah dengan target agar mereka merasa puas atas pelayanan yang telah Anda berikan. Besar harapan tentunya pelanggan tersebut akan kembali menggunakan jasa Anda.

Tak hanya berhenti sampai di situ, etika kejujuran di balik pelayanan yang Anda berikan juga menjadi tolak ukur keberhasilan untuk jangka panjang. Kalau sudah begitu, pelanggan selain mendapatkan rasa puas juga akan merekomendasikan bisnis jasa pelayanan Anda kepada kawan-kawannya.

Untuk memulai dan mempertahankan kesan baik di mata pelanggan; mulailah melakukan pelayanan/service terbaik. Semakin banyak pelanggan/klien yang puas ketika menerima jasa Anda semakin cepat pula cerita tentang bisnis yang dijalanin ini tersebar.

Bisnis service dibangun lewat kepercayaan dari pelanggan yang telah merasakan pelayanan yang memuaskan dari yang Anda berikan. Setelah itu, jalin hubungan baik dengan pelanggan dan jangan sia-siakan kepercayaan yang mereka berikan.

Sekarang ini, bisnis service yang baik dengan menggunakan kekuatan jejaring sosial. Bisnis akan tumbuh atau turun bergantung pada jaringan pelanggan Anda dan tentu saja kemauan mereka untuk merekomendasikan ke orang lain, itu tentu dibutuhkan.

Sekarang ini, banyak sarana yang bisa Anda gunakan untuk ber-networking. Seperti hal nya yang telah saya lakukan, yakni pemanfaatan social media.

Wahyu Blahe

Promosi Bisnis vs Branding Diri

Bermodalkan dari social media; Jasa Twitter Cerita Medan mampu mengangkat diri menjadi seorang Social Media Preneur.

Hingga mencapai proses tersebut, tentunya tak hanya cukup mengandalkan keterampilan di satu bidang. Bisnis Service yang dijalani juga butuh semacam “hukum keseimbangan” (saya agak bingung mengungkapkan kata yang tepat). Seperti halnya keberhasilan bukan hanya semata berdasarkan pada bisnis service semata, ataupun branding dari nama usaha (baca: Cerita Medan), namun juga sangat dipengaruhi Personal Branding.

Bisnis yang dilakukan dengan Personal Branding sangat mampu mendongkrak brand dari usaha jasa yang saya miliki dan diri sendiri. Artinya Anda sebagai pemilik sebuah bisnis harus bisa memposisikan diri sebagai ikon dari bisnis yang Anda jalani.

Banyak manfaat yang bisa di peroleh dari personal branding. Personal branding juga diperlukan dalam kepemimpinan, terutama untuk menciptakan efek penokohan atau figure pada diri seorang leader. Prosesnya diawali dengan mengenali siapa diri Anda yang sebenarnya dan bagaimana Anda ingin dikenal. Selanjutnya adalah membangun reputasi dengan mengoptimalkan kekuatan dan keunikan diri yang dimiliki lalu mempromosikannya kepada publik.

Dengan personal branding, Anda dapat membangun citra (image) dan identitas diri tertentu untuk mempengaruhi orang lain agar memiliki persepsi dan emosi yang positif terhadap karakter, kepribadian, kemampuan, kompetensi dan nilai yang Anda ditampilkan. Jika brand image ini telah melekat kuat, dengan sendirinya sebuah nama akan menjadi simbol dan terkenal sehingga menjadi referensi utama manakala hal-hal yang berkaitan dengannya disebutkan.

Personal branding juga menawarkan lebih banyak kontrol dan kekuatan. Dalam berbisnis, Anda dikenal sebagai sosok yang berbeda di mata para klien untuk setiap proyek yang dikerjakan serta cara melayani klien.

Selain itu, berikut adalah manfaat personal branding lainnya :

1. Mendapatkan Klien Keinginan

Jika Anda memiliki sebuah personal brand, Anda memiliki peluang mendapatkan pelanggan sesuai dengan keahlian Anda. Dengan mendapatkan klien yang sesuai maka Anda bisa mengerjakan sebuah tugas dengan lebih mudah karena sesuai dengan keinginan. Jika Anda memposisikan diri sebagai pakar marketing, maka besar kemungkinan pihak yang akan mengajak kerjasama Anda adalah orang yang ingin mendapatkan masukan bagaimana cara bisa meningkatkan penjualan produknya.

2. Mendapatkan Proyek Sesuai Keinginan

Dengan mendapatkan klien yang tetap, dipastikan Anda akan mengerjakan sebuah proyek yang sesuai dengan keahlian Anda dan benar-benar Anda minati. Dengan memiliki personal brand yang jelas, maka selain Anda akan mengerjakan tugas yang sesuai dengan minat Anda, maka akan besar kemungkinan Anda akan menikmati pekerjaan Anda.

Selain itu, personal branding juga membantu Anda memperjelas tujuan pribadi baik saat berkarir maupun berbisnis. Personal branding juga berperan dalam memperjelas tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Lebih hebat lagi, personal branding mampu menciptakan kekayaan. Bagi para pegawai, brand yang kuat dapat membantu kenaikkan gaji atau naik jabatan.

3. Keuntungan Finansial

Semakin banyak orang yang mengenal Anda sebagai seorang pakar dari personal brand Anda, maka akan semakin banyak orang yang akan mengajak Anda bekerjasama. Maka otomatis ini akan memberikan Anda keuntungan secara finansial.

Seperti Vito Sinaga, owner Punya Medan berbasis bisnis pada klothingan kaos bertema Medan. Dia salah satu pebisnis yang namanya turut berkibar dan menjadi ikon brand miliknya.

Di saat namanya disebut, orang langsung teringat dan percaya dengan brand usahanya karena figur si pemilik Punya Medan tersebut yang memiliki personal branding bagus. Begitu ada kesempatan di beberapa acara, dengan memakai atribut kaos miliknya, orang akan melihat dan tentu sebagian akan penasaran hingga akhirnya bertanya atau membeli produknya.

Begitulah cara promosi bisnis dari usaha yang Anda miliki, jangan pernah ragu untuk menunjukkannya ataupun memakainya di hadapan orang lain. Kalau Anda sendiri sudah malu memakainya, gimana dengan calon pembeli lain.

Hal yang paling seru sekarang ini adalah; bergabung dengan komunitas atau bila memungkinkan ciptakanlah komunitas yang bisa mendukung bisnis Anda. Seperti penciptaan Medan Buzzer yang saya bentuk, komunitas buzzer social media pertama di Indonesia ini mampu mendongkrak eksistensi diri dan kawan-kawan buzzer lainnya. Melalui komunitas ini, Anda bisa mendapatkan koneksi dari pebisnis lain yang bisa jadi sinergi dengan bisnis yang dijalani. Berlanjut menjadi Guru SEO di Medan. Nah, dari kegiatan tersebut, bisa menghasilkan juga ternyata.

“Branding adalah sebuah usaha untuk memperkenalkan atau membentuk citra suatu brand. Sedangkan brand adalah suatu nama dari sebuah produk atau usaha yang ingin dijalankan”

Jika ingin punya Personal Branding bagus, harus eksis! Lakukan sesuatu yang bernilai berita. Seperti jasa promosi usaha yang saya jalani sekarang, dengan bermodal gadget dan sering online di depan komputer, bisa menjadikan diri berprofesi sebagai Social Media Preneur hingga dilirik salah seorang wartawan bisnis yang menjadikan saya seseorang yang layak untuk diberitakan : (Baca: Bisnis Tak Harus Modal Besar)

Memang, dalam waktu tertentu Anda perlu melakukan sesuatu sehingga bisnis yang dijalani menjadi berita di koran atau majalah. Mulailah dari media lokal hingga berskala nasional. Mulailah dari yang berbasis gratis hingga berpenghasilan fantastis.

47 thoughts on “Promosi Bisnis vs Branding Diri (Personal Branding)

    1. klo belajar gak ngenal waktu sebelum married kaleeee, kapan dirimu ada waktu, kontak aja diri ku hahaha..
      tapi ingat, siapkan pertanyaan berkualitas, biar ku jawab dengan sekeren mungkin..

      1. kapan abang ada waktu buat menerima serangan pertanyaan dari aku bang? hehehe.. ntar kalo abang kopdar bilang2 ya bang, tapi jangan jauh2 dari Dr. Mansyur ya bang. #NasibAnakKost

  1. tepat sekali bg
    aku percaya itu akan mengikuti, jika kualitas kita tinggi maka branding diri juga otomatis mengikuti secara otomatis.
    sama halnya kita kita masuk dalam sebuah komunitas dgn popularitas tinggi, maka anggotanya jg ikutan bangga.
    n itulah byk yg namannya numpang ketenaran.

  2. Personal branding selain eksis tetap rendah hati, tambah senyum tuh di wajah ya abang..
    Makin cetar tuh tamvan, wkwkwk..

    Hayuk abang, kapan menggaet pengrajin lokal? 🙂
    Investasi tuh untuk web-nya ceritamedan

  3. Aku setuju, bahwa kita juga harus memiliki personal banding yang kuat.. karena salah satu alasan orang mau berbisnis adalah melihat siapa “man behind the business” sehingga terbangun sebuah “trust” sebagai landasan kesuksesan bisnis kita 😀

    1. Terimakasih sharing-sharing kemarin, yang mengingatkan mengenai personal branding si ‘blahe’ jangan sampai tertinggal dengan si adanya ceritamedan hihihihihi..

  4. “Branding adalah sebuah usaha untuk memperkenalkan atau membentuk citra suatu brand. Sedangkan brand adalah suatu nama dari sebuah produk atau usaha yang ingin dijalankan”

    Awak sudah ngebrand belom wak?
    Apray si pemilik Apray Sport ~

    *berarti kemana-mana mesti pakai jersey bola donk ya hehe..

  5. personal branding itu bukankah ketika mulai memperkenalkan diri kapda orang lain yang bertanya siapa kaita
    lalu pada saat itu kita memperkenalkan diri
    ini lah kita sebenranya

    seperti itu bang wahyu

  6. Ya biasanya sih promosi brand dipengaruhi sama personal offer. Bisa aja lewat social media atau social networks. Misalkan saya punya bisnis photobooth agar bisnis saya banyak datengin event, saya coba ngepost foto galeri unik di instagram dengan hastag biar dapet banyak customer yang tertarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *